CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

28 Agustus 2010

Shinku (Chapter 1)

Title: Shinku
Author: Yamanaka Izuna / Izuken (www.vanaughty.wordpress.com)
Character: Keluarga Nakaryuto:
                 Yama . Ibu
                 Yuto . Ayah
                  Izu . Anak I
                  Ryutaro . Anak II


                  Keluarga Yurimoto:
                  Chinen . Ibu
                  Daiki . Ayah
                  Keito . Anak I
                  Irumi . Anak II




Suatu hari keluarga Yurimoto berniat menjodohkan kedua anak mereka Keito dan Irumi, keluarga ini ingin menjodohkan dengan anak dari keluarga Nakaryuto, agar hubungan diantara kedua keluarga ini semakin erat. Akhirnya mereka sepakat, minggu pagi Nyonya Chinen sudah mempersiapkan oleh-oleh untuk dibawa ke rumah keluarga Nakaryuto. "Keito, Irumi, Berdandanlah, kita akan segera berangkat!", seru Tuan Daiki. "Seperti apa ya,  anak perempuan keluarga Nakaryuto?", Keito sangat penasaran tapi sebaliknya Irumi merasa sungkan di hari itu.

"Hei kamu Irumi Yurimoto, kenapa kamu diam saja?", Ryutaro benar-benar penuh tanda tanya. "Memang kenapa?", Irumi menjawab dengan dingin. Kemudian telah berada Nakaryuto di Chiba.
Semua sudah mengambil posisi tinggal Izu dan Ryutaro yang belum duduk di kursi. "Keito, Irumi, tunggu sebentar ya... Izu dan Ryutaro sebentar lagi datang", kata Nyonya Yama. Benar sekali Izu masuk ke ruangan itu dengan kimononya, dia tampak sangat cantik, begitu juga dengan Ryutaro. Beberapa saat kemudian Keito dan Izu sudah saling mengenal tapi tidak dengan Irumi, Ryutaro sampai bingung menghadapi gadis ini. Tapi Keito dan Izu tidak peduli mereka bercinta sendiri tanpa peduli adik mereka. Lalu Irumi pergi dari hadapan Ryutaro sambil menangis.


"Irumi, kamu kenapa?", Nyonya Chinen menghampiri Irumi, lalu mereka duduk di beranda. Sedangkan Tuan Yuto, Tuan Daiki, dan Nyonya Yama masih melanjutkan perbincangan mereka.
"Ibu, kenapa ayah ingin keluarga kita dekat dengan keluarga Nakaryuto dengan cara menjodohkan kami?", Nyonya Chinen termangu mendengar itu.
"Maaf sayang, ibu tidak bisa menceritakan ini", Nyonya Chinen pergi dan kesedihan Irumi bertambah, jelas saja Ryutaro tak pernah ia kenal sebelumnya bagaimana dia bisa mencintanya?






Mungkin Irumi sangatlah berbeda dengan kakaknya yang dengan begitu cepat bisa mencintai seseorang, tapi tidak baginya, dia perlu memahami dan mengenal siapa Ryutaro.




Keesokan harinya, datanglah paman dan bibi keluarga Yurimoto yaitu Paman Yabu dan Bibi Inoo. Ini dia kesempatan Irumi, dia meluangkan waktunya untuk mencurahkan isi hatinya ke Paman Yabu, mungkin beliau bisa membantu memecahkan masalahnya.
"Lalu ke mana Keito hari ini?", tanya Paman Yabu.
"Dia pergi bersama Izu, anaknya Tuan Yuto. Kenapa ya paman, kakak bisa mudah jatuh cinta, tapi aku? Aku bingung harus bagaimana aku di hadapan Ryutaro, aku tak pernah mengenalnya".
"Aduh, Irumi ini masalah yang cukup rumit... Lebih baik kamu tanyakan pada paman hikaru, bulan ini katanya dia mau menikah, siapa tau dia bisa mengatasi masalahmu".
"Huh, baiklah Paman Yabu, makasih ya". Secepatnya hari itu Irumi pergi ke rumah Paman Hikaru.


Di rumah Paman Hikaru...
"Paman Hikaru..."
"Eh, Irumi ada apa?"
Di situlah Irumi mulai menceritakan semuanya, sebenarnya bukannya dia tidak menyukai Ryutaro, tapi karena dia belum mengenalnya dan sulit untuk belajar mencintainya. Paman Hikaru menyuruhnya untuk menanyakan pertanyaan agar Irumi bisa tau bagaimana kepribadian Ryutaro.
"Tapi paman, aku kan perempuan, apa tidak aneh bila aku dulu yang bertanya?", belum dijawab oleh pamannya itu tiba-tiba seseorang masuk ke ruangan itu...


(to be continue..)

22 Mei 2010

"Gadis Cilik Si Pembawa Payung"

Dikala sang penguasa hari mulai menyongsong ke pucuk barat
Deraian hujan membasahi bumi dengan galaknya
Membuatku termangu dalam lamunan
Pada seorang gadis di ujung jalan

RED UMBRELLA 
Gadis cilik itu...
Gadis cilik si pembawa payung
Menawarkan payungnya
Pada orang-orang bagai malaikat penolong

Petir mulai menjerit-jerit
Hujan semakin galak
Dan angin mulai menemani jeritan petir juga amarah hujan
Tapi gadis cilik itu tetap pada pendiriannya

Gadis cilik itu…
Mulai bermandikan hujan
Dinginnya butiran air menusuk tubuh kurusnya
Dalam kesunyian dan kehampaan

Kuhampiri gadis cilik itu…
Kuajak dia ke gubukku
Kuberikan minuman hangat untukknya
                                 Kuperlakukan dia seperti adikku…

My Last Extracurricular

Tak terasa hari ini adalah hari terakhir aku mengikuti eskur komputer...
Gak tau kenapa aku jadi pengin eskur lagi...


Padahal,
sebelumnya aku gak terlalu semangat kalo lagi eskur...
Malahan seringnya stress gara-gara materinya rumit....
Tapi, karena kerumitan itulah aku jadi pengin eskur lagi...
Mungkin, awalnya aku emang sering nyerah & stress..
Tapi kalo udah berhasil, pasti langsung seneeeenggg bangett......


Aku juga minta maaf sama Kak Ores, yang selama ini udah membimbing aku ma temen-temenku buat ngajarin corel draw, photoshop, ma swishmax.....
Mungkin selama ini aku sering ribut sendiri kalo lagi diterangin.....
Selama ini aku sering membuat Kak Ores pusing.....
Maaf banget ya Kak....


Aku juga sedih, karena aku gak bisa ketawa-ketawa lagi bareng temen-temen kalo lagi eskur...
Mala, Silvi, kita kan sering ketawa-ketawa sendiri kalo lagi diterangin...
Aku juga minta maaf ke kalian ya kalo aku sering ngerepotin....


Tapi, kurasa eskur trakhirku ini tak terlalu berkesan...
Kak Ores aja tampangnya kayak lagi jengkel karena anak-anaknya pada ribut...
Tapi aku gak akan melupakan eskur trakhirku ini...
Dan materi trakhir yang Kak Ores ajarin ke aku ma temen-temen adalah masih seputar tentang photoshop....
Di bawah ini hasil karyaku saat eskur trakhir...
Buat Pelangi



Membuat Sayap

21 Mei 2010

Iklan Kuda Lumping

*Iklan karyaku sendiri bersama teman sekelompok*

15 Mei 2010

Editan Fotoku




Materi Eskur:
Buar Api

materi corel draw