CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

28 September 2010

Peralatan Internet & Fungsinya

Teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Internet bukan? Dan pastinya kalian sudah pernah melihat alat-alat yang berhubungan dengan internet. Tapi, apakah kalian tau nama-nama dari alat-alat tersebut? Dan apakah kalian tau apa kegunaan barang tersebut? Yakin udah tau? Nah, untuk lebih meyakinkan lagi, maka kali ini saya akan menerangkan seputar tentang Peralatan Internet & Fungsinya.

Sebelum kita menyebutkan apa saja peralatan internet, apakah kalian sudah mengetahui apa arti internet itu sendiri?
Sebenarnya internet itu merupakan singkatan lho... Internet merupakan kependekan dari interconnected-networking. Tau maksudnya? Internet tersebut dapat diartikan sebagai hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio, dll.

Selanjutnya, kita bahas tentang peralatannya. Yang akan saya jelaskan adalah peralatan internet yang tergolong ke dalam hardware. Hardware bisa disebut juga perangkat keras yang artinya semua bagian fisik komputer. Hardware untuk mengakses internet ada beberapa jenis, contohnya:
1. Modem
Pengertian:
Modem adalah alat komunikasi 2 arah.
Modem sebenarnya merupakan penggabungan 2 kata, yaitu MOdulator dan DEModulator. Fungsi dari Modulator adalah mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator berfungsi memisahkan sinyal informasi dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

Proses kerja:
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog yang biasanya dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

2. Hub
Hub adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antara segmen dengan jaringan. Hub bertugas mengkoneksikan setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses transmisi data.

3. Router
Router adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, proses tersebut biasa dikenal dengan routing.
Dari pernyataan di atas, dapat kita simpulkan bahwa router berfungsi sebagai penghubung antar 2 atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

26 September 2010

"もうすぐ Tryout2"

きゃあああああああ。。。。!!!
き。。き。。きょうは 9月 26日???
まじ?まじ?まじで?????
それで、 もうすぐ Tryout2だぁぁぁぁ。。。。
やだ。。。。。
私は まだ べんきょうしない。。。
どうするよ?????
たいへん。。たいへん。。
じゃ、 私は がんばるよ!
いまから べんきょうする。。

でも、 Tryoutは むずかしいだね。。。
なんで そんな しつもんが あったの?

さあさあ。。。。べんきょう。。べんきょう。。。。
うん。。。
ファンフィクは だめ!
チャッティングは だめ!
ビデオは だめ!
がんばるよ。。。
みんなも がんばってね。。。

02 September 2010

My Imaginary Garden

My special place is my garden. It is located behind my house. I really like my garden because it is the most comfortable place where other people except my family can't come. So I can do whatever what I want in there. And I always spend my spare time there. I will miss my garden so much if I leave from there for a day, and I will get sick because of that.


My garden is a huge garden. In the middle of garden there is a big fountain. It looks stunning and the water seems shiny in the morning. On the right side, there is a tree house. It's unique, because the house is made of tree. I often go to that tree house. And from there, I can see the sky which looks more beautiful. I can imagine the shape of the cloud that I see from the tree house. And in the tree house, there are so many birds. They're my pets. I choose the bird to be my pet because I like their sound. It sounds melodious. My heart feels calm if I hear the bird's sound.




Besides the tree house, there are many cherry blossom trees. I like playing with my family around the cherry blossom tree when spring, because the flower is growing. I ussually have a picnic with my family under the cherry blossom tree. It feels warm when we have picnic together at the spring while watching tha growing of cherry blossom.


And on the left side of my garden, there strawberry trees. I call the place "Ichigo garden". I watering the strawberry trees everyday. And when strawberry harvest time comes, I will do a strawberry party. I ussually invite my friends to come to strawberry party. We make strawberry juice, strawberry cake, and everything which is made from strawberry. And it tastes yummy. If Yamada Ryosuke, who is a singer and actor from Japan, comes to my country, I'll invite him to join strawberry party in my garden. I'm sure he'll be interested and join the party, because he really loves strawberry, he's a strawberry maniac.


For the later, that's only my imaginary garden. So, it isn't true. But I hope I can make a garden like that.

Shinku (Chapter 5 - Ending)

Title: Shinku (Chapter 5 - Ending)
Author: Yamanaka Izuna / Izuken (vanaughty.wordpress.com)


Beberapa hari mulai berlalu, keluarga Yurimoto sebentar lagi berangkat ke Inggris.
"Aku akan memebrikan kalung ini untuk Izuna, paling tidak aku harus memberinya sesuatu", kata Keito.
Sore ini Keluarga Yurimoto akan berangkat menuju bandara, Keluarga Nakaryuto juga datang untuk melepas kepergiannya.

Matahari mulai condong ke arah Barat, Keluarga Yurimoto dan Nakaryuto telah tiba di bandara. Dan tibalah saat perpisahan bagi kedua keluarga tersebut. Sebelum mereka berpisah, Keito mengajak Izuna untuk mengobrol berdua saja. Keito memberikan sebuah kalung untuk sang kekasihnya itu yang telah dipersiapkan sejak awal. "Izu, mungkin kalung ini tak ada apa-apanya dibandingkan dengan yang kau punya, tapi ini akan menjadi kalung yang berharga karena akan selalu mengingatkan kenangan tentang kita, tolong simpan kalung ini dengan baik ya. Kalau kamu kangen aku, kamu bisa lihat kalung ini", ujar Keito. Izu terhenyak mendengar perkataan Keito, dia tidak menyangka  bahwa dia harus berpisah dengan pujaan hatinya. "Makasih Keito, aku gak akan nglupain kamu. Mungkin setelah ini kita akan berada di tempat yang berjauhan, tapi jarak gak akan pernah bisa memutus percintaan kita".



Hari demi hari telah berlalu, tak terasa 1 bulan sudah keluarga Yurimoto berada di Inggris.
Di Inggris, terdengar kabar bahwa Arashi, salah satu band papan atas Jepang itu pergi ke Inggris. Tuan Ohno memberikan alasan bahwa dia ke Inggris karena ada tour Arashi, dia sedang bersantai sejenak. Tapi tiba-tiba dia bertemu dengan mantan kekasihnya. Sudah pasti dan tak ragu lagi, kekasih lamanya itu adalah Chinen Yuri, alias Ibu dari 2 anak yang semakin lama semakin beranjak dewasa itu, Irumi dan Keito. Ohno dan Chinen berbincang cukup lama di pinggir danau. Sedangkan apakah yang dilakukan Tuan Daiki?

"Nii-chan, berhenti, apa itu ayah?", dalam perjalanan pulang selesai membeli pulsa Irumi melihat ayahnya sedang berduaan dengan seorang wanita, dan itu bukan ibunya. Akhirnya mereka berdua mendekat untuk menguping pembicaraan, Keito dan Irumi sangat tidak menyangka ayahnya bermesraan dengan wanita lain, "Kita harus laporkan ini pada ibu! Irumi, cepat sms ibu!", mereka melaporkan kejadian ini pada Nyonya Chinen . Akhirnya Nyonya Chinen bersama Tuan Ohno menghampiri Tuan Daiki, "Heh! Apa maksudmu Daiki? Kau bohong!"
"Ti-tidak sayang, dia ini temanku"
"Ayah bohong! Kenapa tadi ayah panggil perempuan ini dengan sebutan sayang?"
"Ngg - ja, jangan percaya! Chinen, aku mohon sayang, percayalah padaku", Nyonya Chinen cemberut dia merasa telah dikhianati oleh suaminya sendiri.
Memang akhir-akhir ini ada keanehan dengan Tuan Daiki, dia sering pulang malam, dia sering mabok, dia sering marah-marah tanpa alasan pada Irumi dan Keito, mungkin perempuan inilah penyebabnya.
"Daiki, kau bagaimana sih! Seharusnya kau tidak mengkhianati istrimu! Dia menunggumu, eh tak taunya kau malah sedang asyik berduaan dengan wanita itu"
"Sudahlah Ohno biarkan saja, ayo anak-anak kita pergi!"
"Chinen tunggu sayang...."
"Tak usah ikuti aku lagi! Urus saja dia"


Beberapa haripun berlalu, kejadian ini sangat membekas di hati Nyonya Chinen. Dia sangat terpukul akan ulah suaminya yang sudah memakan kesabaran.

Beberapa bulan setelah diperundingkan, Nyonya Chinen memutuskan untuk bercerai dengan Tuan Daiki dan menikah dengan pujaan hatinya yang lama yaitu Tuan Ohno yang masih eksis di Arashi. Tentu pernikahan mereka yang akan diadakan di Jepang mengundang banyak publik dan artis ternama, karena seorang artis bernama Satoshi Ohno akhirnya melangsungkan pernikahannya. Inilah kesempatan Irumi dan Keito untuk mengunjungi Ryu dan Izuna.
"Keito-nii, berita bagus! Kita akan pergi ke Jepang! Pernikahan kaa-chan dan Paman Ohno akan diadakan di sana. Asyik, akhirnya aku bisa bertemu Ryutaro"
"Yeahh! Izuna!! Aku datang!!"


Beberapa perlengkapan sudah dipersiapkan, saatnya mereka pulang ke tanah air untuk sekian lama.
"Nak, akhirnya kita ke Jepang lagi"
"Lalu bagaimana dengan perusahaannya bu?", tanya Keito.
"Anakku, usia kalian kan sudah matang, segeralah menikah. Keito nikahi Izuna dan Irumi nikahi Ryutaro, ibu sudah berjanji pada Nyonya Yama. Maka setelah kalian menikah tinggalah di Inggris dan jaga perusahaan kita sebagai amanat dari Kakek John".
"Menikah? Baiklah, pasti bu pasti aku akan menikah dengan Izuna, sesampainya di Jepang aku akan segera melamarnya", Keito senang mendengar berita itu, begitu juga dengan Irumi. Nyonya Chinen akan segera menyarankan Nyonya Yamada untuk menyuruh Ryutaro segera melamar Irumi. Dengan beginipun, sekali dayung 2 pulau terlampaui.


Mereka telah sampai di tanah air dan akan segera melaksanakan resepsi pernikahan. Keluarga Nakaryuto merasa spesial bisa diundang ke pernikahan artis, "Chinen, selamat ya, sebentar lagi kamu jadi artis ya", kata Nyonya Yama sambil menyalami. "Ahh, Yama-chan bisa saja, lagipula juga sebentar lagi kita akan jadi keluarga kan? Setelah Keito ku nikah dengan Izuna, jangan lupa Ryutaro suruh dia segera menikahi Irumi".
"Ah, Chinen, hahaha kamu bisa saja, iya tenang saja nanti aku bilang pada anak-anak, sekali lagi selamat ya".

Izuna dan Ryutaro tidak bisa menikmati artis-artis yang sedang berdiri di sekelilingnya, mereka malah mencari orang yang mereka tunggu yaitu Keito dan Irumi.

"Itu dia, Izunaaaa!!"

"Ah, itu dia! Keitooo! Keito!!", mereka berdua akhirnya bertemu lalu berpelukan, begitu juga dengan Irumi dan Ryutaro.

"Waah Keito, dia pacarmu ya?", ternyata yang sedang meledek mereka adalah salah satu anggota grup band Arashi, Kazunari Ninomiya, dia yang waktu itu paling ramah dengan Izuna.
"Paman Nino, dia ini sekarang tunanganku", Izuna kaget mendengarnya.
"Keito, tapi kan kau belum melamarku, makanya kamu tidak bisa menyebutku sebagai tunanganmu"
"Baiklah ayo ikut aku", selagi Keito membawa Izuna pergi, Ryutaro juga membawa Irumi pergi apalagi tujuannya kalau bukan melamar Irumi.

"Irumi aku ingin berbicara sesuatu denganmu, tapi aku ingin berbicara lewat nyanyian, aku ingin menyanyikan sebuah lagu ciptaanku", Ryu menyuruh Irumi duduk di sebuah kursi putih.
"Hari ini dadaku bergetar terguncam melinu dan terderap, ku yakin ku tak salah karena hatiku tak pernah dan tak berdusta...cinta...cinta...cinta.....aku jatuh cinta... 
Esoknya kupikir rasa itu akan menghilang dengan seiring waktu namun ternyata tak berubah, aku makin tergiur pada dirimu...
Dan seterusnya rasa ini selalu terjadi dan tak pernah berubah, hatiku hanya untuk dirimu aku bahagia hanya bila kamu bahagia....bahagia...
Irumi, maukah kau menjadi pendamping hidupku menemaniku dalam keadaan suka maupun duka sampai aku meninggal nanti?"

"Ryutaro......iya aku mau menjadi pendamping hidupmu tuk selamanya"

Ryutaro merasa lega akan hal itu, dia teriak sekeras kerasnya karena bahagia, gadis yanh ia idam-idamkan sekarang telah jadi tunangannya.

Sedangkan keadaan Keito dan Izuna....
"Izu, masih kau pakai kalung dari aku?"
"Tentu saja, tidak pernah kulupakan kalung pemberianmu, lagipula kalungnya juga lucu", Keito memang aneh, seorang lelaki punya kalung berbentuk teddy bear berwarna perak.
"Keito, kau mau bilang apa tadi?"
"Izuna, maukah kau menjadi pendamping hidupku untuk selama-lamanya?", jujur saja Keito sebenarnya gugup harus mengatakan seperti ini pada Izuna.
"Hahahha...haha hwaaaaa...."
"Eh izuna kenapa kamu jadi menangis?", tadi Izuna tertawa lepas tapi setelah itu dia malah menangis, itu adalah tangisan haru, "Keito, terima kasih ya, aku-aku sangat terharu dan senang, aku tak menyangka kau mengatakan hal itu", Keito hanya tersenyum diantara air mata Izuna lalu da memeluknya, "Kamu tidak akan meninggalkanku setelah kita menikah kan?".
"Tidak, aku akan membawamu bersamaku ke Inggris"



Semuanya berjalan lancar, 1 tahun setelah pernikahan ibunya bersama Satoshi Ohno dari Arashi yang banyak bermunculan di televisi, kini giliran anak mereka yang melaksanakan pernikahan itu. Mereka melaksanakan bersama pernikahan itu dengan penuh suka cita. Setelah mereka menikah, Ryutaro dan Irumi memutuskan untuk tetap tinggal di Jepang bersama Keluarga Nakaryuto dan Yurimoto karena Tuan Ohno masih melanjutkan, sedangkan Keito dan Izuna memilih tinggal di Inggris membangun keluarga baru dengan menjaga perusahaan kakek John.
Semuanya dipertemukan, semuanya berjalan sesuai rencana. Tuan Daiki sekarang kabarnya telah menikah dengan wanita yang kemarin tapi sudah bercerai lagi, betapa malangnya dia, sekarang dia tinggal di Kyusu dan jauh dari Nyonya Chinen.
Sekarang semuanya sudah menikmati kehidupannya masing-masing, dengan jalan yang sudah ditentukan, jika jodoh pasti dipertemukan walau dari Jepang sampai ke Inggris.
Inilah akhir bahagia dari sebuah perjalanan cinta.

~THE END~

29 Agustus 2010

Shinku (Chapter 4)

Title: Shinku (Chapter 4)
Author: Yamada Izuna / Izuken (vanaughty.wordpress.com)


BRUKK!
"Kakek John!"
"Kakek! Bangun, kek", Irumi dan Keito sangat panik, Bibi Takaki berbalik badan dan semua orang mengerumuni Tuan Johnny. Beliau pingsan, "Ayah....ayah...bangun", Bibi Takaki berubah pucat. Tuan Johnny memiliki penyakit jantung, mungkin itu sebabnya beliau pingsan.

"Ayo! Ayo! Cepat bawa beliau ke rumah sakit!". Dengan prasaan khawatir Keluarga Yutimoto dan Nakaryuto membawa Tuan Johnny ke rumah sakit. Semua terus menunggu di rumah sakit sampai beliau bangun. Izuna kasihan dengan Bibi Takaki, dia tidak bisa membayangkan apabila ini pernikahannya dengan Keito, dia pasti menangis. Tuan Johnny dikabarkan koma, katanya kondisi jantungnya semakin kritis. Izuna kecewa dan sedih melihat semua ini. Mereka semua masih menggunakan baju resepsi pernikahan. Yang seharusnya mereka rayakan pernikahan dengan perasaan bahagia, tapi mereka harus mengakhiri semuanya di rumah sakit dengan kesedihan. Izuna juga tidak tega melihat Keito bersedih, "Keito, jangan sedih ya"
"Aku kasihan pada Kakek John, dia masih menyempatkan melepas pernikahan anaknya"
"Itu karena beliau sayang pada Bibi Takaki, kamu yang sabar ya, pasti Kakek John sembuh", hibur Izu.
"Terima kasih Izu karena sudah menyemangatiku"



Keesokan harinya, seiring berjalannya waktu, Keluarga Yurimoto dan Nakaryuto sudah jarang bertemu, mungkin semenjak komanya Tuan John.
"Nee-chan, kalau begini kita akan jarang bertemu mereka ya"
"Ya benar sekali, kenapa kamu tidak sms dia? Atau berikan dia sesuatu, Irumi kan sedang sedih"
"Ah, kau benar juga nee-chan, baiklah terima kasih ya", Ryutaro mendapatkan ide cemerlang, dia akan menciptakan sebuah lagu untuk dinyanyikan di depan Irumi ketika mereka akan bertemu lagi. Dia harus mencari kata-kata yang pas agar enak didengar.


Di rumah sakit...
"Bagaimana keadaannya, dok?", tanya Nyonya Chinen dengan raut wajah khawatir.
"Maaf bu, kami telah berusaha menolong beliau, tapi sepertinya beliau sudah tidak bisa diselamatkan lagi", keluarga Yurimoto yang mendengar itu seakan tidak mempercayainya. Di dalam ruangan itu sang dokter masuk lagi, "Yang sabar ya bu. Oh ya pak, bu, bisa bicara sebentar?", dokter itu meninggalkan Keito dan Irumi bersama almarhum kakeknya, sedangkan sang dokter akan berbicara sesuatu.

"Ada apa dok?"
"Begini, tadi sebelum ayah anda meninggal, beliau berpesan, anda dan keluarga anda juga Nona Takaki bersama suaminya akan diwarisi perusahaannya yang ada di Inggris. Beliau juga menyarankan agar anda semua tinggal di Inggris untuk menjaga warisan itu, setelah mengubur Tuan Johnny di sini"
"Oh, seperti itu... Bagaimana ya kuliahnya Irumi dan Keito?", tanya Nyonya Chinen
"Kita kan bisa suruh mereka mejaga perusahaan, ayah sih setuju setuju aja", jawab Tuan Daiki
"Baiklah, besok setelah menguburkan kakek, kaa-chan akan bilang pada mereka tentang ini".


titt tutt titt tutt...
"Eh Keito sms!", Izunya segera membuka smsnya.
"Hah? Ya ampun.... Kaa-san! Kaa-sannnnnn!"
"Ada apa Izuna?", Nyonya Yama menjawab dengan raut wajah yang terlihat bingung.
"Keito barusan mengirim sms singkat, dia bilang kakek John meninggal"
"Ya tuhan, ya sudah kita segera ke rumah sakit ya".
Sampainya di rumah sakit, Izuna kaget melihat Keito dan Irumi menangis di tempat yang berbeda, akhirnya Izu menghampiri Keito dan Ryutaro menghampiri Irumi, sedangkan Nyonya Yamada dan Tuan Yuto menghampiri Tuan Johnny di kamar mayat.

"Keito, Keito!!"
"Izunaaaa hwaaaaaaaaaaa", Keito berbalik badan dan dia langsung memeluk Izuna secara tiba-tiba.
"Sudahlah, jangan menangis"


Keesokan harinya mereka semua tiba di pemakaman, Ryutaro sudah menyusun sebuah rencana, dia akan menyanyikan sebuah lagu ciptaannya untuk Irumi agar dia tidak sedih lagi. Usai pemakaman, Nyonya Chinen menghampiri kedua anaknya, Keito dan Irumi, dia akan membicarakan sesuatu.
Nyonya Chinen menjelaskan semuanya, kalau mereka akan pindah ke Inggris demi menjadi warisan sang kakek.
Lalu bagaimana dengan hubunganku dengan Ryutaro?, Irumi bergumam di dalam hati.
"Tidak, terlalu sulit untuk mengatakan ini pada Izuna, aku terlalu mencintainya", Keito juga mencemaskan hal itu. Tapi mereka harus melalukan hal ini, Keito mengajak Irumi untuk mengatakan hal ini pada Ryutaro dan Izuna. Mungkin ini berat, tapi kalau mereka tidak mengatakannya akan menjadi semakin menyakitkan.
Akhirnya Keito dan dan Irumi menghampiri Izuna dan Ryutaro di bawah pohon kamboja.

"Ryuu, bisa bicara sebentar?"
"Tentu saja, ada apa Irumi?"
"Begini, sebenarnya sulit mengatakan ini tapi....ryu, aku............ aku dan keluargaku akan pindah ke Inggris"
"Apa!!? ta-tapi kapan kita bisa bertemu lagi?"
"Entahlah Ryuu, aku juga takut hal itu akan terjadi", tiba-tiba Irumi meneteskan air mata.
Ryutaro tak bergeming, dia tidak percaya apa yang dikatakan Irumi. Dia rasa, dia ingin mencegah Irumi untuk pergi, ada rasa sakit yang menusuk hatinya. Mungkin, dia sudah sudah mulai merasakan benih-benih cinta terhadap gadis yang awalnya dia benci. Setelah beberapa menit hening melanda mereka berdua, Ryutaro bergeser dan semakin dekat dengan Irumi, dia memeluk Irumi, dia peluk gadis yang dicintainya dengan erat.
Irumi kaget akan reaksi Ryutaro, dia tidak menyangka Ryutaro akan memeluknya.
"Irumi, jangan menangis lagi ya. Kita kan masih bisa ngobrol lewat telpon", hibur Ryutaro.
"Ta-tapi, aku selalu ingin bertemu denganmu secara langsung"
"Kalau begitu nanti selesai kuliah aku akan berusaha bersama Izu-nee untuk mengunjungimu di Inggris, aku janji!", ujar Ryutaro sembari tersenyum.
"Hontou?  Janji ya!"

Sedangkan keadaan Keito dan Izuna,
"Keito, kumohon jangan pergi"
"Aku juga tak ingin pergi Izu, aku tak ingin berpisah denganmu"
"Hwaaaaaaaa Keitoooo.....", spontan Izuna memeluk Keito dan menangis.



(To be continue...)

note:
kaa-chan : ibu
nee-chan : kakak perempuan
Hontou : benar