CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

30 Desember 2010

Good Bye 2010 ! !

Today is the last day of 2010...

Haahh~ I can't believe tomorrow is 2011...

Tomrrow, no more 2010...

New year will come soon and i dunno what will happen to me in 2011...

Will I past the nasional exam with the score as I hope?

Will I enter the Favorite High School that I wish?

Can I more mature than now?

Will my family proud of me?

I dunno yet....

I just wish that and hope I will reach all of my wish....



In 2011,
I'll leave my junior high school.... I'll leave my teacher.... I'll miss my friend....
I'll miss them so much...

To me, junior high school is the most amazing life in my life...

I have so many friends, who always joke with me whenever we have spare time,  walking around Purwokerto, laughing, watching film, studying together, and spending most of the time together....

I have a homeroom teacher who always support me while I'm studying, who always teach me whenever I don't understand the lesson...



Beside that,

The important thing I'll face in 2011,

I'll enter a new school. A school that I've never gone there... A school that I don't know what kind of the people is in there... I dunno will I accepted at the high school that I wish.... but, I'll do my best for that... atashi wa ganbaru!!!

Though some of people say that the teacher in that school is really annoying, though they say that there is so many assigment, I still with my decision.....

I dunno why I really want to be one of the student in that school.....

I just want to go there since I'm still in elementary school, seriously....





In the end,

I WILL DO MY BEST BEST IN 2011 TO REACH MY DREAM ! ! !

Bye-bye 2010~~~~

14 Desember 2010

YAAYY!!

Yo!
Long time no posting ne~
とっても いしょがしい から。

でも、
きょうは がっこうへ いかない。
きょうは、
やすみだぁぁぁぁ~
YAAYY! YAAAYYYYY!!!
テストは もう おわったよ~
うれしい~うれしい~

そして、
きょうは Hey! Say! JUMPの あたらしい シングルを リリースした!
おめでとう!!!
あたしは その あたらしい シングルが とっても だいすき。
 その うたは ほんとうに すごいだ。
PVも すばらしいよ。
じゃ、 Hey! Say! JUMPの メンバーへ、いつまでも がんばってね~ 
あたしは あなたたちへ おうえんする から。


テレマカシー
hahhahaha.....

23 November 2010

Gak Lagi-lagi Deh!


Kubuka jendela apartemenku yang berembun. Kuhirup udara segar Kota Hozumi yang dihujani titik-titik salju. 3 bulan sudah kulewati hari demi hari di sebuah kota kecil yang terletak di Pulau Honshu, pulau terbesar di negara itu di mana pusat tujuan turis-turis asing berdatangan. 

Aku dengan santai menyiapkan barang-barang yang diperlukan untuk kuliah, "Irumi-chaaannn~", ah ada yang memanggilku. Nama asliku memang bukan Irumi. Tapi karena di Jepang tidak ada huruf L, jadi diganti dengan huruf Ru. Sehingga aku mempunyai nama panggilan baru. "Ada apa Honami-chaannnn?", tanyaku. "Cepetan! Nanti kamu bisa telat kalau gak segera berangkat!", kata Honami, teman seapartemenku. "Iya, sebentar lagi", jawabku. Aku dan Honami memang satu apartemen, dialah yang membantuku untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan di Jepang, karena dia memang orang Jepang asli. Dia juga satu kampus denganku, sayangnya lain jurusan. Sehingga kita mempunyai jadwal kuliah yang berbeda. Dan pagi ini adalah jadwalku untuk kuliah. Aku bergegas pergi ke stasiun yang yang jaraknya hanya 15 meter dari apartemen di mana aku tinggal. Jalanan sudah cukup sepi karena waktu masuk sekolah ataupun kantor memang sudah akan tiba, yang terlihat hanya tumpukan salju yang mewarnai jalan menjadi serba putih, kumasukkan kedua tanganku ke dalam saku jaket berbulu yang aku kenakan. Rasanya aku sedang di di dalam kulkas yang suhunya sangat rendah. Walaupun aku telah memakai sarung tangan, tetap saja aku masih kedinginan. Terbersit di pikiranku tentang ayah dan ibu, 'pasti mereka tidak merasakan dinginnya salju seperti yang sekarang aku rasakan'. Ketika aku terus memikirkan ayah dan ibu tak terasa aku telah di depan kereta, kakiku mulai menjejaki kendaraan berrel itu, hampir saja aku tertinggal, "Haaahhh....untung banget deh aku tepat waktu, kalo gak aku ntar bisa ketinggalan kereta", ujarku. 

Selang beberapa menit kemudian, "Stasiun selanjutnya adalah Stasiun Gifu, penumpang dengan tujuan Gifu dimohon bersiap diri", kata suara dari kereta itu. Aku bergeser ke dekat pintu untuk bersiap-siap keluar. Ku bergegas keluar dari kereta setelah pintu terbuka. Kulangkahkan kakiku menuju sebuah gedung yang dilapisi warna merah bata menjulang tinggi ke langit, terpampang dengan jelas tulisan "Asahi University" di gerbang depan bangunan itu. Bangunan yang dihiasi pohon-pohon yang melambangkan kekhasan negeri ini dengan rapi terjejer di sekitarnya. Kupercepat langkah kakiku hingga berlari kecil karena ternyata jam telah menunjukkan tepat pukul 09.00, itu artinya kuliah telah dimulai.

 "Hah..hah..hah...", aku terengah-engah di depan lift yang berada tidak jauh dari pintu masuk kampus. Langsung saja kutekan tombol bertuliskan angka 7 ketika memasuki lift. Beginilah kalau repotnya kuliah di kampus yang bertingkat 55, kita harus sabar menunggu lift naik hingga ke lantai berapa tujuan kita. Pintu lift terbuka, akhirnya sampai juga di lantai 7. Aku berlari menuju ruangan yang berada di sebelah kantin. Ya, itulah ruang kelasku. Aku segera mengetuk pintu kelas, keluarlah seorang lelaki yang kira-kira berumur 40 tahun-an,"Irumi-san, kamu tau sekarang jam berapa?", tanyanya dengan sangat tegas. "Se...sekarang jam sembilan le....lewat lima sensei", jawabku terbata-bata. Sensei adalah panggilan untuk seorang guru. "Lalu, apakah kamu tahu jam berapa kelas kita dimulai?", tanyanya lagi. "Tau sensei", jawabku singkat. "Bagus. Kalau begitu karena kamu sudah tahu kapan waktu masuk kelas dan ternyata kamu terlambat maka bapak tidak akan mengizinkan kamu untuk masuk kelas", katanya. "Yaahhh, tapi Yamada Sensei, saya kan hanya telat 5 menit, boleh ya?", aku memohon pada lelaki itu yang telah bergelar profesor. "Yang namanya TERLAMBAT, mau telat 1 menit, mau telat 5 menit, atau telat 1 jam, itu sama saja TERLAMBAT. Saya mohon tolong pergi dari sini sekarang juga!", bentak Pak Yamada. Aku tak bisa membantah lagi. Yamada Sensei memang terkenal sebagai guru yang sangat tegas dan disiplin, terpaksa aku menuruti kata-katanya, "Ba..baik pak", aku langsung pergi menghilang dari pandangannya. Inilah perbedaan hidup di Indonesia dengan di sini, jangan harap kita akan dipersilahkan masuk kelas jika kita terlambat, walaupun terlambat 1 menitpun kita tidak akan pernah diizinkan masuk. Aku berjalan tak tahu entah ke mana dengan gontai, "Ahh, sial! Telat cuma 5 menit aja gak boleh masuk. Padahal aku mau ngumpulin tugas. Bisa-bisa aku dapet nilai 0 nanti. Tidaaaaaaakkkkkk!!", aku berteriak cukup kencang. Tiba-tiba seorang satpam yang entah dari mana datangnya muncul secara tiba-tiba di depanku, "Maaf mba, kalau mba ingin membuat gaduh jangan di sini! Mendingan mba pergi saja deh dari sini daripada mengganggu yang lain!", pinta satpam itu. Langsung saja aku pergi dari kampus yang membuat aku jengkel itu, hatiku sudah berkecamuk tak karuan, "Huuh, tadi diusir sama guru, sekarang diusir sama satpam, nanti siapa lagi hah??", kesalku. Setibanya di rumah, langsung saja kuceritakan kejadian yang aku alami di kampus kepada Honami. Dia tersenyum mendengar ceritaku, "Irumi, makanya kamu harus merubah sikap burukmu itu. Ingat ini bukan di Indonesia. Kamu itu sekarang lagi di negara yang serba disiplin. Gak enak kan rasanya kalo telat?". "Iya iya, jelas gak enak banget lah. Tapi kan gak perlu sampe diusir donk", jawabku.

Tak terasa tes semesteran tinggal seminggu lagi. Tapi aku masih santainya menghiraukan tes itu. Dan malam sebelum aku akan melaksanakan tes, aku baru memulai untuk belajar. Aku terus belajar dan belajar, hingga semalaman aku hampir tidak memejamkan mata. Ketika jam telah menunjukkan pukul 03.00, aku tertidur bersama buku-buku yang berserakan di kasur. Tiba-tiba saja, "BRUKK....", aku terjatuh dari kasur dan mau tidak mau harus membuka mataku. Aku terbelalak kaget dengan kondisi di kamarku yang telah disinari matahari yang menerobos lewat celah-celah jendela,"Hah! Jam berapa ini?". Kuraih jam doraemon kesayanganku,"Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ Aku telat ujiaaaannnnnnnnnnn!!", Aku berteriak panik. Langsung saja aku bersiap-siap dengan kilat hanya 3 menit, dan berlari-lari ke stasiun di dekat apartemenku. Sayangnya, kereta yang akan aku naiki baru saja berangkat, "Uhh, sial! Keretanya udah berangkat lagi. Masa aku harus nunggu 20 menit buat nunggu kereta yang selanjutnya si?", kesalku. "Apa aku naik bis aja ya?", aku berpikir bagaimana solusinya. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke halte bus yang tak jauh dari stasiun. Kira-kira memerlukan waktu 5 menit hingga ada sebuah bus yang datang. Langsung saja kunaiki bus itu dan duduk di kursi paling belakang. Ini adalah pertama kalinya aku berangkat ke kampus dengan bus, biasanya aku selalu naik kereta. Karena kereta lebih irit biaya dan waktu. Pikiranku masih gelisah dengan banyak hal. Dengan pikiran yang masih gelisah itu aku tak sengaja memejamkan mataku. Terus memejam dan memejam. Hingga dengan tak kusadari aku mulai tertidur pulas disebuah bus yang akan menuju ke kampusku. Aku tak tahu sudah berapa lama tertidur di bus tersebut. Tiba-tiba seseorang menyenggolku. Seorang lelaki yang berpakaian kemeja,bercelana hitam dan berkacamata yang kelihatannya semuruan denganku duduk di sebelahku. "Maaf mba kalau saya mengganggu, ini tas mba terjatuh", katanya. "Oh tidak apa-apa, makasih ya". Kuraih tasku, dan aku mulai tersadar kalau aku baru saja tertidur pulas di bus. Aku melihat ke luar bus, rasanya tempat ini sangat asing denganku. Aku berfikir sebenarnya aku berada di mana. "Ehh, ja....jangan-jangan.....", sekali lagi kutengok jalanan di luar, tidak salah lagi, "Huaaaa~ Aku nyasar!!!!!", ucapku dengan suara lirih. Langsung saja kulihat jam tangan yang ada di tangan kiriku, "EHHHHHHH! Jam setengah dua belas!! Waaa~ Ujiannya tinggal 30 menit lagi!!". Seluruh tubuhku terasa lemas, aku sudah tidak tahu lagi bagaimana caranya agar ikut ujian, dan aku juga tidak tahu sekarang berada di mana. Kemudian lelaki tadi yang ada di sebelahku berdiri, dia akan turun. Aku juga rasanya ingin turun dari bus itu, aku tidak mau tersesat lebih jauh lagi. Langsung saja aku mengikuti lelaki itu turun. Usai turun dari bus, aku menjadi bingung sendiri. Bayangkan, aku tersesat tidak tahu di kota mana dan ini bukan negara asalku, betapa bimbangnya aku. 

Tiba-tiba, lelaki yang tadi menaiki bus yang sama denganku menghampiriku, "Mba, ada perlu bantuan? Kok kelihatannya mba sangat gelisah sekali", tanyanya padaku. "Eng....aku tersesat gara-gara tadi tertidur di bus. Kalau boleh tanya, sekarang ini kita ada di daerah mana ya?", aku balik bertanya. "Ohh, ini ada di kota Nagoya mba", jawabnya. "Apa??? Nagoya? Oh tidakkk.... Aku tak punya harapan lagi untuk mengikuti ujian". Lalu lelaki itu menenangkanku, "Sudahlah mba jangan terlalu gelisah, mba bukan orang Jepang asli kan? Nanti saya bisa antar mba pulang ke kota mba kok". "Oh, beneran?", tanyaku. "Iya. Ngomong-ngomong, namaku Yamada Kyosuke, salam kenal ya". Ahh, Yamada lagi Yamada lagi, kenapa aku selalu bertemu dengan orang yang bermarga Yamada? Aku terheran-heran sendiri. "Oh iya, namaku Auria Irumi, salam kenal juga", jawabku. Akhirnya dia mengajakku pergi ke ke kafe terdekat, katanya dia ingin agar aku menenagkan pikiranku dulu. Kita saling bertukar bercerita, aku menceritakan bagaimana awal aku bisa ke Jepang. Aku pun semakin akrab dengannya. Tak terasa sudah 30 menit kita terus mengobrol. "Kyosuke-kun, aku rasa aku harus pulang", kataku. Aku memanggilnya Kyosuke-kun, ata kun merupakan bentuk panggilan yang diucapkan setelah nama untuk seorang laki-laki. "Ah, baiklah. Aku akan mengantarmu pulang sekarang", jawabnya. Aku tersipu malu, rasanya kita baru kenal tadi, tapi kita seperti sudah lama saling kenal. "Sebelumnya terima kasih ya sudah mau membantuku, maaf aku sudah sangat merepotkanmu", kataku. "Sama-sama, Irumi-chan. Tidak, kau tidak merepotkanku. Aku memang sedang tidak ada kegiatan apa-apa. Malah aku senang bisa berkenalan denganmu", jawabnya. Akhirnya dia mengantarku pulang hingga ke apartemenku. Dan aku sudah kapok lagi tidak mau berangkat terlambat, bisa gawat kalau tersesat lagi. Apalagi ini kan negeri orang, buka negeri asalku. Pokoknya, gak lagi-lagi  deh.

Cerpen di atas merupakan hasil karyaku karena guru Bahasa Indonesia memberi tugas membuat sebuah cerpen. Tapi, karena kubuat dengan tergesa-gesa, yahhh...liat aja kan hasilnya gak maksimal and really so-so.

15 November 2010

A Bad Day!

Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~
I wanna shout as loud as I caaaann~~
You know why? You know why hahh?!?!
Cause I really really hate this day!
Kyou wa tottemo daikkirai!!!!!!!

Do you wanna know what thing I do this day hah?!
Today, after the class is over, I make a report of the bassic training of OSIS with my friend...
And I'm really frustated about that report, since I must write all the price of the thing that I bought for the bassic training of OSIS.....  Fortunately, Fatma helps me...
She says that she would continue that report which I have made..
I'm really thank to her you know!

That time, I think I can settle down because I can solve that report..
BUT....

UNFORTUNATELY,
That isn't the last problem that I have today!
Cause, there is....umm...what is it called? I think it's a big disaster for me about the english course...
Because.... When I arrive at LIA, where I attend the english course, I ask my friend what will we do today in our class...
Then....guess what he says!?
He says, "Today we'll continue the presentasion"
"WHAT!?!?!?!? PRESENTASION????"
"Yes", he answers.
"But.....this morning vania said to me that the presentasion is canceled.... then she said that today we'll have periodic test", I don't believe what my friend said you know...
"Oh yes, we have a periodic test today, but beside that we also continue the presentasion", he answers calmly.
"HAH!! What should I do?? I haven't prepare the text.... oh, somebody please help me~"
I can't do anything about the brochure that I have to present, cause I haven't much time, and I also don't prepare for the periodic test yet... Akkkkhhhh!!!! I'm really confused you know... I only can surrender everything to God...

After I pass the periodic test and also the presentasion,,
 "Finally.........."
 'Hahhhh~ what a bad day today! I'm really hate the presentasion! It's embarrasing!'

02 November 2010

What Should I do?

Today, I've a big plan to watch an awesome+big concert, which shows so many famous band from Japan. I watch that big concerrt with my friend, whose name is Izu. The big concert will start at 1.00 pm. So, I'll meet Izu at 12.30 pm at a small cafe near Tokyo Dome, because that concert will appear in Tokyo Dome, which is a very huge building. You know, Tokyo Dome is the largest building for somekinds of concert in Japan.

Now, it's 12.15 pm. So, I enthusiastically to the small cafe, where Izu has promised to meet me. So, while waiting her, I order a fresh juice to a waitress at that cafe. I sit on a comfortable chair in the corner of cafe. I drink the juice of fresh strawberry, which has been ordered.

I'm still waiting....and waiting. But, until 12.25 pm, Izu still doesn't  come yet. I'm worry if she really doesn't come, because it's a rare chance to watch a big concert like that. I wanna watch my FAVORITE band, whose name is HEY! SAY! JUMP!. I wait her impatiently, I'm walking back and forth in front of that small cafe. I keep checking my favorite watch that I wear. I try to call her continuously, but she doesn't answer quickly. I don't want to pass that important concert, because I've waited that concert for long time ago. What should I do? Oh Izu, do you know what time is it now?

Suddenly, a girl, who wears a blue veil, runs hurriedly to me. Yeah, she is Izu! Oh god, finally she comes! She says really sorry to me because she is late. She'll explain why she comes late. But I refuse clearly, "No Izu, you can tell me it later after the concert finished. Now, we must go! Let's go to Tokyo Dome! I don't want to pass that concert altough a minute. Hurry up!!". So, Izu and I go to Tokyo Dome hurriedly. Fortunately, we had bought the ticket yesterday. So we go to the main building where the concert will show. Oh, finally we can watch that awesome concert. I watch Hey! Say! JUMP!, the band that I like. I can't believe it! Then, after the concert is finished, we take some picture together with them. Wow, what a beautiful picture it is!



Huuhh...
I made a story again....

That's is an assignment that my teacher at english course give to me...

きょうの がっこう。。

Haaaaahhh.....
Tryoutは もう おわった。。
 I just finish the try out....!!!
YEAYYY.....
うれしい。。うれしい。。

きようは さいごだった。
さいごは えいごと かがく。
でも、
 みんなは むずかしい。。
やだ!!
I can't imagine what score will I get....
どうしよう???

19 Oktober 2010

He Is Finally Here!

Marichi who has long hair, is sitting on a wooden bench in front of the small school library. She is waiting lazily for Kazu, who has borrowed her a fantasy book. She has lent him that book sincerenly, which has borrowed from a huge library, where is near her house. But that thick book, which Marichi has borrowed is due today. And Kazu doesn't return it yet. So, she asks him worriedly to return that fantasy book today at 01.30 pm. She is worried if Kazu doesn't come until 02.00 pm, because that huge library, where she has lent the book, is close at that time. She is more restless. Now, she is walking back and forth impatiently. She tries to call him with her small handphone, but unfortunately he doesn't answer her quickly. Suddenly, Kazu who has wavy hair, shows up hurriedly. He says sorry to Marichi because he can't come punctually. He returns the fantasy book, which he has borrowed from her.

It's really short story and so-so...
I made it when I attended my english course, because my teacher asked me to make a story which must use adjective, adverb, and adjective clause.
But, because I haven't much time, so I just make it like that.
Tottemo mijikaindane~
Gomen ne~

08 Oktober 2010

Tokyo Dome

Tokyo Dome....
ya....itulah sebuah stadion terkenal yang bertempatkan di sebuah negeri samurai yang cukup jauh dari tanah air kita yang lengkapnya berada di Bunkyo, Tokyo, Jepang.
Bangunan ini merupakan bagian dari kompleks hiburan yang lebih besar dikenal sebagai Tokyo Dome City yang merupakan taman hiburan.

pertandingan bisbol
Stadion yang kira-kira berkapasitas 55.000 tempat duduk ini merupakan tempat pertandingan bisbol, bola basket, dan sepak bola.

Dan yang perlu kalian ketahui, disamping sebagai gedung olahraga, Tokyo Dome juga menjadi gedung konser terbesar di negara tersebut.


konser NEWS
Tak heran jika banyak artis terkemuka yang memperlihatkan performanya di stadion itu. Mulai dari artis-artis lokal seperti Arashi(hyaaaa....teriak histeris), NEWS, Hey! Say! JUMP (kyaaaa.......), KAT-TUN, Ayumi Hamasaki, Exile, dan masih banyak lagi penyanyi-penyanyi yang lainnya. Bukan hanya dari Jepang saja, para penyanyi dari luar pun turut mengadakan konsernya di sana seperti Michael Jackson, Bon Jovi, Mariah Carey, Britney Spears, dan lainnya.



Dan apakah kalian tau gambar apakah yang ada di samping ini?? Tau tidak????
Itu adalah suasana  depan Tokyo Dome ketika akan Konser Debut Hey! Say! JUMP pada tahun 2007 yang lalu...... Sungguh ramai dipenuhi oleh para cewe-cewe yang rela mengantri agar bisa menonton konser. Sangat beruntung sekali Hey! Say! JUMP bisa tampil di gedung itu....

Jadi, saran saya,
jika suatu saat kalian pergi ke Jepang tepatnya Tokyo , jangan lupa jalan-jalan di kawasan Tokyo Dome.... yaahhhh...walaupun kita tidak bisa masuk ke dalam Tokyo Dome karena biaya masuknya yang begitu mahal, kita bisa saja sekedar jalan-jalan mengelilinginya, barangkali kita tidak sengaja bertemu dengan salah satu artis sana....mungkin kan?

05 Oktober 2010

My English Course

あたしの えいごの クラスは もう はじめた。
6人 だけ だよ、
でも あたしは うれしい。。ともだちを あう から。。
きょうも えいごの クラスへ いくよ。

じゃ、 きょうは それ だけ だけね、
もうすぐ がっこうへ いく から。。
じゃね。。

28 September 2010

Peralatan Internet & Fungsinya

Teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Internet bukan? Dan pastinya kalian sudah pernah melihat alat-alat yang berhubungan dengan internet. Tapi, apakah kalian tau nama-nama dari alat-alat tersebut? Dan apakah kalian tau apa kegunaan barang tersebut? Yakin udah tau? Nah, untuk lebih meyakinkan lagi, maka kali ini saya akan menerangkan seputar tentang Peralatan Internet & Fungsinya.

Sebelum kita menyebutkan apa saja peralatan internet, apakah kalian sudah mengetahui apa arti internet itu sendiri?
Sebenarnya internet itu merupakan singkatan lho... Internet merupakan kependekan dari interconnected-networking. Tau maksudnya? Internet tersebut dapat diartikan sebagai hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio, dll.

Selanjutnya, kita bahas tentang peralatannya. Yang akan saya jelaskan adalah peralatan internet yang tergolong ke dalam hardware. Hardware bisa disebut juga perangkat keras yang artinya semua bagian fisik komputer. Hardware untuk mengakses internet ada beberapa jenis, contohnya:
1. Modem
Pengertian:
Modem adalah alat komunikasi 2 arah.
Modem sebenarnya merupakan penggabungan 2 kata, yaitu MOdulator dan DEModulator. Fungsi dari Modulator adalah mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator berfungsi memisahkan sinyal informasi dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

Proses kerja:
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog yang biasanya dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

2. Hub
Hub adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antara segmen dengan jaringan. Hub bertugas mengkoneksikan setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses transmisi data.

3. Router
Router adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, proses tersebut biasa dikenal dengan routing.
Dari pernyataan di atas, dapat kita simpulkan bahwa router berfungsi sebagai penghubung antar 2 atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

26 September 2010

"もうすぐ Tryout2"

きゃあああああああ。。。。!!!
き。。き。。きょうは 9月 26日???
まじ?まじ?まじで?????
それで、 もうすぐ Tryout2だぁぁぁぁ。。。。
やだ。。。。。
私は まだ べんきょうしない。。。
どうするよ?????
たいへん。。たいへん。。
じゃ、 私は がんばるよ!
いまから べんきょうする。。

でも、 Tryoutは むずかしいだね。。。
なんで そんな しつもんが あったの?

さあさあ。。。。べんきょう。。べんきょう。。。。
うん。。。
ファンフィクは だめ!
チャッティングは だめ!
ビデオは だめ!
がんばるよ。。。
みんなも がんばってね。。。

02 September 2010

My Imaginary Garden

My special place is my garden. It is located behind my house. I really like my garden because it is the most comfortable place where other people except my family can't come. So I can do whatever what I want in there. And I always spend my spare time there. I will miss my garden so much if I leave from there for a day, and I will get sick because of that.


My garden is a huge garden. In the middle of garden there is a big fountain. It looks stunning and the water seems shiny in the morning. On the right side, there is a tree house. It's unique, because the house is made of tree. I often go to that tree house. And from there, I can see the sky which looks more beautiful. I can imagine the shape of the cloud that I see from the tree house. And in the tree house, there are so many birds. They're my pets. I choose the bird to be my pet because I like their sound. It sounds melodious. My heart feels calm if I hear the bird's sound.




Besides the tree house, there are many cherry blossom trees. I like playing with my family around the cherry blossom tree when spring, because the flower is growing. I ussually have a picnic with my family under the cherry blossom tree. It feels warm when we have picnic together at the spring while watching tha growing of cherry blossom.


And on the left side of my garden, there strawberry trees. I call the place "Ichigo garden". I watering the strawberry trees everyday. And when strawberry harvest time comes, I will do a strawberry party. I ussually invite my friends to come to strawberry party. We make strawberry juice, strawberry cake, and everything which is made from strawberry. And it tastes yummy. If Yamada Ryosuke, who is a singer and actor from Japan, comes to my country, I'll invite him to join strawberry party in my garden. I'm sure he'll be interested and join the party, because he really loves strawberry, he's a strawberry maniac.


For the later, that's only my imaginary garden. So, it isn't true. But I hope I can make a garden like that.

Shinku (Chapter 5 - Ending)

Title: Shinku (Chapter 5 - Ending)
Author: Yamanaka Izuna / Izuken (vanaughty.wordpress.com)


Beberapa hari mulai berlalu, keluarga Yurimoto sebentar lagi berangkat ke Inggris.
"Aku akan memebrikan kalung ini untuk Izuna, paling tidak aku harus memberinya sesuatu", kata Keito.
Sore ini Keluarga Yurimoto akan berangkat menuju bandara, Keluarga Nakaryuto juga datang untuk melepas kepergiannya.

Matahari mulai condong ke arah Barat, Keluarga Yurimoto dan Nakaryuto telah tiba di bandara. Dan tibalah saat perpisahan bagi kedua keluarga tersebut. Sebelum mereka berpisah, Keito mengajak Izuna untuk mengobrol berdua saja. Keito memberikan sebuah kalung untuk sang kekasihnya itu yang telah dipersiapkan sejak awal. "Izu, mungkin kalung ini tak ada apa-apanya dibandingkan dengan yang kau punya, tapi ini akan menjadi kalung yang berharga karena akan selalu mengingatkan kenangan tentang kita, tolong simpan kalung ini dengan baik ya. Kalau kamu kangen aku, kamu bisa lihat kalung ini", ujar Keito. Izu terhenyak mendengar perkataan Keito, dia tidak menyangka  bahwa dia harus berpisah dengan pujaan hatinya. "Makasih Keito, aku gak akan nglupain kamu. Mungkin setelah ini kita akan berada di tempat yang berjauhan, tapi jarak gak akan pernah bisa memutus percintaan kita".



Hari demi hari telah berlalu, tak terasa 1 bulan sudah keluarga Yurimoto berada di Inggris.
Di Inggris, terdengar kabar bahwa Arashi, salah satu band papan atas Jepang itu pergi ke Inggris. Tuan Ohno memberikan alasan bahwa dia ke Inggris karena ada tour Arashi, dia sedang bersantai sejenak. Tapi tiba-tiba dia bertemu dengan mantan kekasihnya. Sudah pasti dan tak ragu lagi, kekasih lamanya itu adalah Chinen Yuri, alias Ibu dari 2 anak yang semakin lama semakin beranjak dewasa itu, Irumi dan Keito. Ohno dan Chinen berbincang cukup lama di pinggir danau. Sedangkan apakah yang dilakukan Tuan Daiki?

"Nii-chan, berhenti, apa itu ayah?", dalam perjalanan pulang selesai membeli pulsa Irumi melihat ayahnya sedang berduaan dengan seorang wanita, dan itu bukan ibunya. Akhirnya mereka berdua mendekat untuk menguping pembicaraan, Keito dan Irumi sangat tidak menyangka ayahnya bermesraan dengan wanita lain, "Kita harus laporkan ini pada ibu! Irumi, cepat sms ibu!", mereka melaporkan kejadian ini pada Nyonya Chinen . Akhirnya Nyonya Chinen bersama Tuan Ohno menghampiri Tuan Daiki, "Heh! Apa maksudmu Daiki? Kau bohong!"
"Ti-tidak sayang, dia ini temanku"
"Ayah bohong! Kenapa tadi ayah panggil perempuan ini dengan sebutan sayang?"
"Ngg - ja, jangan percaya! Chinen, aku mohon sayang, percayalah padaku", Nyonya Chinen cemberut dia merasa telah dikhianati oleh suaminya sendiri.
Memang akhir-akhir ini ada keanehan dengan Tuan Daiki, dia sering pulang malam, dia sering mabok, dia sering marah-marah tanpa alasan pada Irumi dan Keito, mungkin perempuan inilah penyebabnya.
"Daiki, kau bagaimana sih! Seharusnya kau tidak mengkhianati istrimu! Dia menunggumu, eh tak taunya kau malah sedang asyik berduaan dengan wanita itu"
"Sudahlah Ohno biarkan saja, ayo anak-anak kita pergi!"
"Chinen tunggu sayang...."
"Tak usah ikuti aku lagi! Urus saja dia"


Beberapa haripun berlalu, kejadian ini sangat membekas di hati Nyonya Chinen. Dia sangat terpukul akan ulah suaminya yang sudah memakan kesabaran.

Beberapa bulan setelah diperundingkan, Nyonya Chinen memutuskan untuk bercerai dengan Tuan Daiki dan menikah dengan pujaan hatinya yang lama yaitu Tuan Ohno yang masih eksis di Arashi. Tentu pernikahan mereka yang akan diadakan di Jepang mengundang banyak publik dan artis ternama, karena seorang artis bernama Satoshi Ohno akhirnya melangsungkan pernikahannya. Inilah kesempatan Irumi dan Keito untuk mengunjungi Ryu dan Izuna.
"Keito-nii, berita bagus! Kita akan pergi ke Jepang! Pernikahan kaa-chan dan Paman Ohno akan diadakan di sana. Asyik, akhirnya aku bisa bertemu Ryutaro"
"Yeahh! Izuna!! Aku datang!!"


Beberapa perlengkapan sudah dipersiapkan, saatnya mereka pulang ke tanah air untuk sekian lama.
"Nak, akhirnya kita ke Jepang lagi"
"Lalu bagaimana dengan perusahaannya bu?", tanya Keito.
"Anakku, usia kalian kan sudah matang, segeralah menikah. Keito nikahi Izuna dan Irumi nikahi Ryutaro, ibu sudah berjanji pada Nyonya Yama. Maka setelah kalian menikah tinggalah di Inggris dan jaga perusahaan kita sebagai amanat dari Kakek John".
"Menikah? Baiklah, pasti bu pasti aku akan menikah dengan Izuna, sesampainya di Jepang aku akan segera melamarnya", Keito senang mendengar berita itu, begitu juga dengan Irumi. Nyonya Chinen akan segera menyarankan Nyonya Yamada untuk menyuruh Ryutaro segera melamar Irumi. Dengan beginipun, sekali dayung 2 pulau terlampaui.


Mereka telah sampai di tanah air dan akan segera melaksanakan resepsi pernikahan. Keluarga Nakaryuto merasa spesial bisa diundang ke pernikahan artis, "Chinen, selamat ya, sebentar lagi kamu jadi artis ya", kata Nyonya Yama sambil menyalami. "Ahh, Yama-chan bisa saja, lagipula juga sebentar lagi kita akan jadi keluarga kan? Setelah Keito ku nikah dengan Izuna, jangan lupa Ryutaro suruh dia segera menikahi Irumi".
"Ah, Chinen, hahaha kamu bisa saja, iya tenang saja nanti aku bilang pada anak-anak, sekali lagi selamat ya".

Izuna dan Ryutaro tidak bisa menikmati artis-artis yang sedang berdiri di sekelilingnya, mereka malah mencari orang yang mereka tunggu yaitu Keito dan Irumi.

"Itu dia, Izunaaaa!!"

"Ah, itu dia! Keitooo! Keito!!", mereka berdua akhirnya bertemu lalu berpelukan, begitu juga dengan Irumi dan Ryutaro.

"Waah Keito, dia pacarmu ya?", ternyata yang sedang meledek mereka adalah salah satu anggota grup band Arashi, Kazunari Ninomiya, dia yang waktu itu paling ramah dengan Izuna.
"Paman Nino, dia ini sekarang tunanganku", Izuna kaget mendengarnya.
"Keito, tapi kan kau belum melamarku, makanya kamu tidak bisa menyebutku sebagai tunanganmu"
"Baiklah ayo ikut aku", selagi Keito membawa Izuna pergi, Ryutaro juga membawa Irumi pergi apalagi tujuannya kalau bukan melamar Irumi.

"Irumi aku ingin berbicara sesuatu denganmu, tapi aku ingin berbicara lewat nyanyian, aku ingin menyanyikan sebuah lagu ciptaanku", Ryu menyuruh Irumi duduk di sebuah kursi putih.
"Hari ini dadaku bergetar terguncam melinu dan terderap, ku yakin ku tak salah karena hatiku tak pernah dan tak berdusta...cinta...cinta...cinta.....aku jatuh cinta... 
Esoknya kupikir rasa itu akan menghilang dengan seiring waktu namun ternyata tak berubah, aku makin tergiur pada dirimu...
Dan seterusnya rasa ini selalu terjadi dan tak pernah berubah, hatiku hanya untuk dirimu aku bahagia hanya bila kamu bahagia....bahagia...
Irumi, maukah kau menjadi pendamping hidupku menemaniku dalam keadaan suka maupun duka sampai aku meninggal nanti?"

"Ryutaro......iya aku mau menjadi pendamping hidupmu tuk selamanya"

Ryutaro merasa lega akan hal itu, dia teriak sekeras kerasnya karena bahagia, gadis yanh ia idam-idamkan sekarang telah jadi tunangannya.

Sedangkan keadaan Keito dan Izuna....
"Izu, masih kau pakai kalung dari aku?"
"Tentu saja, tidak pernah kulupakan kalung pemberianmu, lagipula kalungnya juga lucu", Keito memang aneh, seorang lelaki punya kalung berbentuk teddy bear berwarna perak.
"Keito, kau mau bilang apa tadi?"
"Izuna, maukah kau menjadi pendamping hidupku untuk selama-lamanya?", jujur saja Keito sebenarnya gugup harus mengatakan seperti ini pada Izuna.
"Hahahha...haha hwaaaaa...."
"Eh izuna kenapa kamu jadi menangis?", tadi Izuna tertawa lepas tapi setelah itu dia malah menangis, itu adalah tangisan haru, "Keito, terima kasih ya, aku-aku sangat terharu dan senang, aku tak menyangka kau mengatakan hal itu", Keito hanya tersenyum diantara air mata Izuna lalu da memeluknya, "Kamu tidak akan meninggalkanku setelah kita menikah kan?".
"Tidak, aku akan membawamu bersamaku ke Inggris"



Semuanya berjalan lancar, 1 tahun setelah pernikahan ibunya bersama Satoshi Ohno dari Arashi yang banyak bermunculan di televisi, kini giliran anak mereka yang melaksanakan pernikahan itu. Mereka melaksanakan bersama pernikahan itu dengan penuh suka cita. Setelah mereka menikah, Ryutaro dan Irumi memutuskan untuk tetap tinggal di Jepang bersama Keluarga Nakaryuto dan Yurimoto karena Tuan Ohno masih melanjutkan, sedangkan Keito dan Izuna memilih tinggal di Inggris membangun keluarga baru dengan menjaga perusahaan kakek John.
Semuanya dipertemukan, semuanya berjalan sesuai rencana. Tuan Daiki sekarang kabarnya telah menikah dengan wanita yang kemarin tapi sudah bercerai lagi, betapa malangnya dia, sekarang dia tinggal di Kyusu dan jauh dari Nyonya Chinen.
Sekarang semuanya sudah menikmati kehidupannya masing-masing, dengan jalan yang sudah ditentukan, jika jodoh pasti dipertemukan walau dari Jepang sampai ke Inggris.
Inilah akhir bahagia dari sebuah perjalanan cinta.

~THE END~

29 Agustus 2010

Shinku (Chapter 4)

Title: Shinku (Chapter 4)
Author: Yamada Izuna / Izuken (vanaughty.wordpress.com)


BRUKK!
"Kakek John!"
"Kakek! Bangun, kek", Irumi dan Keito sangat panik, Bibi Takaki berbalik badan dan semua orang mengerumuni Tuan Johnny. Beliau pingsan, "Ayah....ayah...bangun", Bibi Takaki berubah pucat. Tuan Johnny memiliki penyakit jantung, mungkin itu sebabnya beliau pingsan.

"Ayo! Ayo! Cepat bawa beliau ke rumah sakit!". Dengan prasaan khawatir Keluarga Yutimoto dan Nakaryuto membawa Tuan Johnny ke rumah sakit. Semua terus menunggu di rumah sakit sampai beliau bangun. Izuna kasihan dengan Bibi Takaki, dia tidak bisa membayangkan apabila ini pernikahannya dengan Keito, dia pasti menangis. Tuan Johnny dikabarkan koma, katanya kondisi jantungnya semakin kritis. Izuna kecewa dan sedih melihat semua ini. Mereka semua masih menggunakan baju resepsi pernikahan. Yang seharusnya mereka rayakan pernikahan dengan perasaan bahagia, tapi mereka harus mengakhiri semuanya di rumah sakit dengan kesedihan. Izuna juga tidak tega melihat Keito bersedih, "Keito, jangan sedih ya"
"Aku kasihan pada Kakek John, dia masih menyempatkan melepas pernikahan anaknya"
"Itu karena beliau sayang pada Bibi Takaki, kamu yang sabar ya, pasti Kakek John sembuh", hibur Izu.
"Terima kasih Izu karena sudah menyemangatiku"



Keesokan harinya, seiring berjalannya waktu, Keluarga Yurimoto dan Nakaryuto sudah jarang bertemu, mungkin semenjak komanya Tuan John.
"Nee-chan, kalau begini kita akan jarang bertemu mereka ya"
"Ya benar sekali, kenapa kamu tidak sms dia? Atau berikan dia sesuatu, Irumi kan sedang sedih"
"Ah, kau benar juga nee-chan, baiklah terima kasih ya", Ryutaro mendapatkan ide cemerlang, dia akan menciptakan sebuah lagu untuk dinyanyikan di depan Irumi ketika mereka akan bertemu lagi. Dia harus mencari kata-kata yang pas agar enak didengar.


Di rumah sakit...
"Bagaimana keadaannya, dok?", tanya Nyonya Chinen dengan raut wajah khawatir.
"Maaf bu, kami telah berusaha menolong beliau, tapi sepertinya beliau sudah tidak bisa diselamatkan lagi", keluarga Yurimoto yang mendengar itu seakan tidak mempercayainya. Di dalam ruangan itu sang dokter masuk lagi, "Yang sabar ya bu. Oh ya pak, bu, bisa bicara sebentar?", dokter itu meninggalkan Keito dan Irumi bersama almarhum kakeknya, sedangkan sang dokter akan berbicara sesuatu.

"Ada apa dok?"
"Begini, tadi sebelum ayah anda meninggal, beliau berpesan, anda dan keluarga anda juga Nona Takaki bersama suaminya akan diwarisi perusahaannya yang ada di Inggris. Beliau juga menyarankan agar anda semua tinggal di Inggris untuk menjaga warisan itu, setelah mengubur Tuan Johnny di sini"
"Oh, seperti itu... Bagaimana ya kuliahnya Irumi dan Keito?", tanya Nyonya Chinen
"Kita kan bisa suruh mereka mejaga perusahaan, ayah sih setuju setuju aja", jawab Tuan Daiki
"Baiklah, besok setelah menguburkan kakek, kaa-chan akan bilang pada mereka tentang ini".


titt tutt titt tutt...
"Eh Keito sms!", Izunya segera membuka smsnya.
"Hah? Ya ampun.... Kaa-san! Kaa-sannnnnn!"
"Ada apa Izuna?", Nyonya Yama menjawab dengan raut wajah yang terlihat bingung.
"Keito barusan mengirim sms singkat, dia bilang kakek John meninggal"
"Ya tuhan, ya sudah kita segera ke rumah sakit ya".
Sampainya di rumah sakit, Izuna kaget melihat Keito dan Irumi menangis di tempat yang berbeda, akhirnya Izu menghampiri Keito dan Ryutaro menghampiri Irumi, sedangkan Nyonya Yamada dan Tuan Yuto menghampiri Tuan Johnny di kamar mayat.

"Keito, Keito!!"
"Izunaaaa hwaaaaaaaaaaa", Keito berbalik badan dan dia langsung memeluk Izuna secara tiba-tiba.
"Sudahlah, jangan menangis"


Keesokan harinya mereka semua tiba di pemakaman, Ryutaro sudah menyusun sebuah rencana, dia akan menyanyikan sebuah lagu ciptaannya untuk Irumi agar dia tidak sedih lagi. Usai pemakaman, Nyonya Chinen menghampiri kedua anaknya, Keito dan Irumi, dia akan membicarakan sesuatu.
Nyonya Chinen menjelaskan semuanya, kalau mereka akan pindah ke Inggris demi menjadi warisan sang kakek.
Lalu bagaimana dengan hubunganku dengan Ryutaro?, Irumi bergumam di dalam hati.
"Tidak, terlalu sulit untuk mengatakan ini pada Izuna, aku terlalu mencintainya", Keito juga mencemaskan hal itu. Tapi mereka harus melalukan hal ini, Keito mengajak Irumi untuk mengatakan hal ini pada Ryutaro dan Izuna. Mungkin ini berat, tapi kalau mereka tidak mengatakannya akan menjadi semakin menyakitkan.
Akhirnya Keito dan dan Irumi menghampiri Izuna dan Ryutaro di bawah pohon kamboja.

"Ryuu, bisa bicara sebentar?"
"Tentu saja, ada apa Irumi?"
"Begini, sebenarnya sulit mengatakan ini tapi....ryu, aku............ aku dan keluargaku akan pindah ke Inggris"
"Apa!!? ta-tapi kapan kita bisa bertemu lagi?"
"Entahlah Ryuu, aku juga takut hal itu akan terjadi", tiba-tiba Irumi meneteskan air mata.
Ryutaro tak bergeming, dia tidak percaya apa yang dikatakan Irumi. Dia rasa, dia ingin mencegah Irumi untuk pergi, ada rasa sakit yang menusuk hatinya. Mungkin, dia sudah sudah mulai merasakan benih-benih cinta terhadap gadis yang awalnya dia benci. Setelah beberapa menit hening melanda mereka berdua, Ryutaro bergeser dan semakin dekat dengan Irumi, dia memeluk Irumi, dia peluk gadis yang dicintainya dengan erat.
Irumi kaget akan reaksi Ryutaro, dia tidak menyangka Ryutaro akan memeluknya.
"Irumi, jangan menangis lagi ya. Kita kan masih bisa ngobrol lewat telpon", hibur Ryutaro.
"Ta-tapi, aku selalu ingin bertemu denganmu secara langsung"
"Kalau begitu nanti selesai kuliah aku akan berusaha bersama Izu-nee untuk mengunjungimu di Inggris, aku janji!", ujar Ryutaro sembari tersenyum.
"Hontou?  Janji ya!"

Sedangkan keadaan Keito dan Izuna,
"Keito, kumohon jangan pergi"
"Aku juga tak ingin pergi Izu, aku tak ingin berpisah denganmu"
"Hwaaaaaaaa Keitoooo.....", spontan Izuna memeluk Keito dan menangis.



(To be continue...)

note:
kaa-chan : ibu
nee-chan : kakak perempuan
Hontou : benar

Shinku (Chapter 3)

Title: Shinku (Chapter 3)
Author: Yamada Izuna / Izuken (vanaughty.wordpress.com)
New Character:  Yuma . teman lama Izuna
                           Satoshi Ohno . Personil Arashi / teman dekat Nyonya Chinen
                           Kazunari Ninomiya . Personil Arashi
                           Sho Sakurai . Personil Arashi
                           Masaki Aiba . Personil Arashi
                           Jun Matsumoto . Personil Arashi

Semuanya berjalan aneh, Nona Takaki tidak akan mengira jadi seburuk ini, tapi walaupun begitu semua ini sangat menyenangkan. Semua berjalan lamban tapi pasti. Nona Takaki meminta Irumi dan Ryuu menjadi pengiring pengantin, sedangkan Izu dan Keito menjadi penyebar bunga, Tuan Yabu, Tuan Yuto, dan Tuan Daiki mempersembahkan lagu. Dan Tuan Johnny mengundang beberapa artis untuk memeriahkan acara.


Beberapa hari mulai berlalu, saatnya keluarga Nakaryuto dan Yurimoto berkumpul untuk didandani. Mereka pergi ke rumah Bibi Takaki.

Izuna menganga, dia kaget setelah tau yang mendandani pengantinnya adalah teman baiknya saat SD, Yuma.
Yuma adalah teman Izuna sewaktu SD. Dia anak seorang perias pengantin, makanya sewaktu SD dia sering mengucir rambut teman-teman perempuannya, Izuna juga pernah jadi korbannya. Tidak disangka sekarang Yuma menjadi perias pengantin betulan...

"Izu, apakah dia teman SD mu?", Nyonya yang terlihat membawa Yuma yang kelihatannya memang teman Izu.
"Ah, Nakayama Yuma ya?"
"Hehe iya, masih ingat ya..."
"Izu, Yuma ini akan menjadi perias pengantin kita, dia sudah profesional sekarang"
"Iya benar, ibu jadi sangat cantik, pintar sekali kamu Yuma... Padahal dulu aku jadi kelinci percobaanmu.
Yuma sekarang punya sekolah khusus perias pengantin dengan dia sebagai pelatihnya, bahkan sekarang dia juga membawa beberapa asistennya yang cukup handal.

Sekarang Nona Takaki memakai gaya victorian di acara pernikahannya.

"Izu, ini gaunnya setelah kamu pakai, temui aku di ruang rias ya, aku akan mendandanimu", gaun itu berwarna putih, modelnya terusan dengan kain tafetta di bagian tangan dan kain sifon di bagian dada sampai bawah, sangat elegan untuk sebuah gaya victorian, dan satu lagi Izuna sebagai penyebar bunga dia membawa buket bunga yang dibuat Bibi Inoo, mawar putih dan chamomile yang dibuat sangat imut.
"Andaikan ini pernikahanku dengan Keito, bunga ini lebih imut bila aku yang memegangnya, aduh bicara apa kau Izu"

"Baik, aku rasa aku harus keluar sekarang", saat Izuna akan keluar, Keito melihatnya.
"Izu, kamu terlihat cantik dengan gaun itu"
"Terima kasih Keito", sedangkan Keito berganti pakaian, Izuna menghampiri Yuma untuk merias wajahnya. Sedangkan di luar sana, Paman Yabu, Tuan Yuto, dan Tuan Daiki sedang mempersiapkan vokal mereka, sesekali Irumi dan Ryutaro mendengarkannya. Dari tadi mereka berdua selalu pergi bersama setelah dirias wajahnya, Irumi sekarang sudah bisa akrab dengan Ryutaro.
"Ryu, suaranya bagus yaa..."
"hehe iya..."

Tuan Johnny dan rombongan artisnya di luar mulai berdatangan.
"Wah, ada ARASHI!", Arashi adalah band terkenal di Jepang, tak sungkan juga Tuan Johnny untuk mengundangnya karena salah satu personil Arashi merupakan teman baik Nyonya Chinen, anak kesayangannya.
"Kenapa Ryuu? Kamu suka Arashi ya?"
"Iya, aku dan Izu-nee suka arashi"
"Wah, baguslah. Salah satu personil Arashi adalah teman baik ibuku"
"Wah, ARASHI!", tiba-tiba Izuna keluar dan melihat mereka, melihat itu Irumi ingin mengenalkannya pada mereka berdua.

"Apakah kalian mau aku kenalkan dengan personil Arashi?"
"Wah, benarkah Irumi? Aku mau...", mereka mendekati para personil Arashi.
"Hai Paman Ohno.."
"Oh Irumi, apa kabar?"
"Baik, oh ya paman...temanku ingin berkenalan dengan para personil Arashi"
"Oh boleh, perkenalkan saya Satoshi Ohno, yang ini Kazunari Ninomiya, ini masaki Aiba, dan di sebelahnya Sho Sakurai, dan yang ini Jun Matsumoto"
"Senang bertemu denganmu", ah! Izuna sedikit kaget karena Ninomiya bilang begitu padanya.
"Ah, senang bertemu denganmu juga". Setelah itu mereka berfoto dengan Arashi, ini merupakan hal terindah untuk Izuna.


Acara pernikahan akan segera dimulai.
"Izu, kamu harus terus bersamaku, kita kan nanti akan menyebarkan bunga imut ini"
"Iya...", Izuna tertawa di dalam hati, sesungguhnya dia sangat senang, dengan ini mereka seperti orang yang akan nikah.
"Izu-nee dan Keito-nii, kalian cocok sekali", kata Irumi memuji.
"Ah Irumi, kamu dan Ryuu juga cocok sekali", mereka semua saling memuji.

Akhirnya acara pernikahan segera dimulai, setelah pemberkatan Bibi Takaki dan Paman Hikaru, Arashi menyanyikan beberapa lagunya seperti Believe, Happiness, dan yang lainnya. Setelah itu penampilan dari Tuan Daiki, Tuan Yuto, dan Paman Yabu yang menyanyikan lagu ciptaan Paman Yabu sendiri berjudul 'My Everything' dan 'Angel Come to Me'. Setelah itu giliran Irumi dan Keito yang mengiringi pengantin. Saatnya Izuna dan Keito menyerahkan buket bunga pada sang pengantin.
"Tangkap bunganya yaa...1, 2, 3!", wah ternyata Yuma berhasil menangkap bunga imut itu. Tapi beberapa saat kemudian sesuatu terjadi saat pengantin akan dilepas sang orang tua. Sesuatu terjadi usai Bibi Takaki dan Paman Hikaru bersalaman dengan Tuan Johnny.

BRUKK!

(To be continue...)

Shinku (Chapter 2)

Title: Shinku (Chapter 2)
Author: Yamanaka Izuna (www.vanaughty.wordpress.com)
New Character: Paman Hikaru . pamannya Irumi & Keito
                        Nona Takaki . tunangannya Paman Hikaru
                        Kakek Johhny . kakeknya Irumi & Keito

                       

"Hei sayang", siapa wanita aneh ini? Oh ternyata dia adalah tunangannya Paman Hikaru, namanya Nona Takaki, sekilas dilihat oleh kesan mata wanita ini mungkin lumayan keibuan, tapi Irumi tidak bisa membayangkan apa jadinya kalau Nona Takaki jadi seorang lelaki pasti sangat menggelikan, hari ini Irumi tertawa di dalam hatinya, dia sedang membicarakan tunangan pamannya.
"Hikaru, sepertinya kita sehati. Kau bawa keponakan, aku juga bawa... Sebentar ya, kusuruh masuk", dengan begitu keponakan Nona Takaki juga masuk. 
"Ini dia keponakanku", Irumi menganga.
"Hah, Ryutaro??"
"Irumi???"
"Oh Ryutaro, jadi ini Irumi yang kau bicarakan itu". Hari itu terjadi banyak keanehan diantara Irumi dan Ryutaro di pertemuan tersebut. Karena Ryutaro tidak mau mengganggu bibinya, dia dan Irumi berencana keluar untuk jalan-jalan.

Di dalam hati Irumi, dia sebenarnya ingin bertanya pada Ryutaro mau ke mana mereka tanpa arah, kalau begini terus Irumi tidak bisa mengenal Ryutaro lebih dalam lagi. Tapi ketika Irumi ingin mengatakan sesuatu, Ryutaro juga ingin berbicara.
"Silahkan, kamu saja dulu"
"Tidak, kamu saja", Irumi jadi semakin malu kali ini, dia terdiam dan Ryutaro berbicara,
"Mau ke mana kita, Irumi?", ternyata apa yang mau mereka tanyakan sama, Irumi tertawa kecil.
"Kenapa tertawa?"
"Tidak apa apa", di sinilah kesempatan Irumi, ia bisa mengajak Ryutaro ke manapun ia suka.
"Bagaimana kalau ke kedai es krim?"
"Baiklah, kamu suka es krim ya?", Irumi tak akan pernah menyangka Ryutaro membawanya ke kedai es krim yang sangat besar, toko es krim Mitsuya, toko itu terkenal di Chiba.
Mereka memesan es krim dan duduk di tempat yang telah disediakan, tapi tiba-tiba...

"Irumi? Kamu juga di sini?"
"Kakak!?", di kedai es krim itu ternyata juga ada Keito dan Izuna, mereka juga sedang makan es krim di Kedai Mitsuya. Akhirnya mereka berempat mengambil yang sama dan mulai mengobrol. Kini Izuna ngobrol dengan Irumi, dan Keito ngobrol dengan Ryutaro. Tak disangka hari ini semuanya berjalan dengan lancar, mereka pulang ke rumahnya masing-masing.


"Izu, Ryu...bagaimana kencannya?"
"Kami tidak kencan ibu, kami kan belum pacaran dengan mereka", kata Ryutaro mengelak.
"Kecuali Kak Izu, dia mesra sekali dengan Kak Keito, mereka pasti sudah pacaran"
"Ryu! Kamu ini bicara apa sih?", Izuna dibuat malu oleh adiknya.
"Sudahlah, tak apa Izu, ibu makin senang akan itu... Oh ya besok Bibi Takaki akan bawa tunangannya ke sini, mereka akan segera menikah, mungkin kalian akan jadi pengiring pengantinnya", kata Nyonya Yamada memberitau.


Keesokan harinya, keluarga Nakaryuto tambah tidak mempercayainya karena Nona Takaki membawa tunangannya beserta keluarga Yurimoto untuk memperundingkan masalah pernikahan, keluarga ini tidak mengajak ibunya melainkan sang ayah, karena ibu ibu mereka sudah meninggal tinggal ayahnya mereka yang rencananya akan jadi penghulu yaitu Tuan Johnny. Irumi dan Keito biasa memanggilnya Kakek John. Kakek John sangat baik, dia orang yang sangat makmur, dia punya tanah dan beberapa perusahaan di Inggris. Maka tak heran keluarga Yurimoto bolak-balik ke Inggris untuk mengurus perusahaan.

"Papah! Pah!", Nyonya Yama memanggil-manggil Tuan Yuto yang sedang dipijat Ryutaro. Semalam mereka berdua kelelahan menonton pertandingan baseball dan taruhan kalau Tuan Yuto yang kalah dia harus harus bersedia menggendong Ryutaro seperti naik kuda-kudaan, tapi kalau Ryutaro yang kalah dia harus memijit ayahnya, karena hasilnya seri mereka berdua melakukan hal konyol itu..
"Ada apa sayang?"
"Keluarga Yurimoto datang beserta Tuan Johnny!"
"Apaa!?", Tuan Yuto segera bangkit dari posisinya. Dia kebingungan sekarang, dia benar-benar belum siap untuk menemui mereka, karena Tuan Yuto sendiri juga belum mandi.
"Mah, bilang kepada mereka papah sebentar lagi datang"
"Baiklah. Ryu, tolong bangunkan Izu, suruh dia siapkan kudapan untuk keluarga Yurimoto", lebih sial lagi hari ini Izuna belum bangun, padahal dia tau diluar keluarga Yurimoto sudah rapi dan menunggu kedatangan mereka.
"Kak bangun kak, kakak...", Ryutaro berusaha membangunkannya.
"Hei, kenapa kamu kemari?"
"Ibu menyuruhmu menyiapkan kudapan, keluarga Yurimoto datang bersama Tuan Johnny"
"Apa!!? Aduh..aku belum mandi~ Apa kata Keito nanti", Izuna berpikir dia mengambil jalan terbaik, dia serahkan urusan kudapan pada adiknya, sedangkan dia mencari cara untuk mandi di toilet karena ayahnya berendam cukup lama.

Toilet ada di posisi depan, sekarang bagaimana caranya agar Izu tidak ketahuan. Dia mengendap-endap masuk ke sana, kasihan dia tidak berendam, dia hanya membilas tubuhnya dengan kran kecil yang ada di toilet.
Sedangkan Ryutaro kebingunngan, dia mencari gula untuk membuat minuman, dan akhirnya ketemu. Dia mengeluarkan kue dango dan mencoba memasak mie rasa coklat yang waktu itu pernah memenangkannya dalam sebuah kontes, rencananya dia ingin berikan itu pada Tuan Johnny sebagai hidangan spesial.

"Bibi Yama, mana toiletnya?", Keito yang ingin buang air menuju ke toilet. Tapi apa yang kalian pikirkan? Setelah dia buka pintunya keduanya saling berteriak,
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa........", baru saja Keito telah melihat Izuna mandi.
"Apa itu? Apa tadi Izuna? Tidak mungkin, dia mandi di toilet..."
"Tidak mungkin, gawat Keito melihatku mandi di toilet, sangat memalukan...hwaaaaaaaa...."

Yang lain gaduh, tapi tidak dengan Ryutaro, dia bangga dengan hasil karyanya, dia bawa semua kudapan ke meja tamu.
"Silahkan"
"Wah, ini semua Ryutaro yang buat, kau memang sangat hebat", Nyonya Chinen memuji cara Ryutaro ini.
"Biar kucoba minumannya", kata Tuan Daiki mendahului. Ryutaro yakin Tuan Daiki akan bilang "Ini enak!"
Tapi semuanya berubah jadi malapetaka.
"Cuih, minuman apa ini!!? Rasanya asin", gawat...pasti Ryutaro salah memasukkan gula, tapi yang ia masukkan malah garam, semuanya jadi kacau. Tapi Irumi hanya tertawa kecil, dia suka melihat Ryutaro begini.
"Aduh, maaf Tuan Daiki. Ryu! Harusnya kan Izu yang buat, kenapa jadi kamu?"
"Dia-dia di toilet bu", Nyonya Yama khawatir apa yang terjadi pada Izu, anaknya. Tadi ia membiarkan Keito menuju toilet. 

"Silahkan Tuan Johnny coba yang ini", ini dia yang ditunggu-tunggu. Setelah dia coba....
"Ini lumayan enak, apa ini Ryu?"
"Itu sebenarnya mie shoba"
"Ryu! Ibu kan sudah bilang jangan memasaknya lagi...!", tuan Johnny tersenyum kecil, aku yakin dia ingin muntah.
"Nyonya Yama, saya ijin keluar sebentar, sepertinya telepon saya bunyi"
Sebenarnya tidak hanya beliau ingin memuntahkan mie itu dari mulutnya, tapi Tuan Johnny tidak suka masakan anehnya.

(To be continue...)

28 Agustus 2010

Shinku (Chapter 1)

Title: Shinku
Author: Yamanaka Izuna / Izuken (www.vanaughty.wordpress.com)
Character: Keluarga Nakaryuto:
                 Yama . Ibu
                 Yuto . Ayah
                  Izu . Anak I
                  Ryutaro . Anak II


                  Keluarga Yurimoto:
                  Chinen . Ibu
                  Daiki . Ayah
                  Keito . Anak I
                  Irumi . Anak II




Suatu hari keluarga Yurimoto berniat menjodohkan kedua anak mereka Keito dan Irumi, keluarga ini ingin menjodohkan dengan anak dari keluarga Nakaryuto, agar hubungan diantara kedua keluarga ini semakin erat. Akhirnya mereka sepakat, minggu pagi Nyonya Chinen sudah mempersiapkan oleh-oleh untuk dibawa ke rumah keluarga Nakaryuto. "Keito, Irumi, Berdandanlah, kita akan segera berangkat!", seru Tuan Daiki. "Seperti apa ya,  anak perempuan keluarga Nakaryuto?", Keito sangat penasaran tapi sebaliknya Irumi merasa sungkan di hari itu.

"Hei kamu Irumi Yurimoto, kenapa kamu diam saja?", Ryutaro benar-benar penuh tanda tanya. "Memang kenapa?", Irumi menjawab dengan dingin. Kemudian telah berada Nakaryuto di Chiba.
Semua sudah mengambil posisi tinggal Izu dan Ryutaro yang belum duduk di kursi. "Keito, Irumi, tunggu sebentar ya... Izu dan Ryutaro sebentar lagi datang", kata Nyonya Yama. Benar sekali Izu masuk ke ruangan itu dengan kimononya, dia tampak sangat cantik, begitu juga dengan Ryutaro. Beberapa saat kemudian Keito dan Izu sudah saling mengenal tapi tidak dengan Irumi, Ryutaro sampai bingung menghadapi gadis ini. Tapi Keito dan Izu tidak peduli mereka bercinta sendiri tanpa peduli adik mereka. Lalu Irumi pergi dari hadapan Ryutaro sambil menangis.


"Irumi, kamu kenapa?", Nyonya Chinen menghampiri Irumi, lalu mereka duduk di beranda. Sedangkan Tuan Yuto, Tuan Daiki, dan Nyonya Yama masih melanjutkan perbincangan mereka.
"Ibu, kenapa ayah ingin keluarga kita dekat dengan keluarga Nakaryuto dengan cara menjodohkan kami?", Nyonya Chinen termangu mendengar itu.
"Maaf sayang, ibu tidak bisa menceritakan ini", Nyonya Chinen pergi dan kesedihan Irumi bertambah, jelas saja Ryutaro tak pernah ia kenal sebelumnya bagaimana dia bisa mencintanya?






Mungkin Irumi sangatlah berbeda dengan kakaknya yang dengan begitu cepat bisa mencintai seseorang, tapi tidak baginya, dia perlu memahami dan mengenal siapa Ryutaro.




Keesokan harinya, datanglah paman dan bibi keluarga Yurimoto yaitu Paman Yabu dan Bibi Inoo. Ini dia kesempatan Irumi, dia meluangkan waktunya untuk mencurahkan isi hatinya ke Paman Yabu, mungkin beliau bisa membantu memecahkan masalahnya.
"Lalu ke mana Keito hari ini?", tanya Paman Yabu.
"Dia pergi bersama Izu, anaknya Tuan Yuto. Kenapa ya paman, kakak bisa mudah jatuh cinta, tapi aku? Aku bingung harus bagaimana aku di hadapan Ryutaro, aku tak pernah mengenalnya".
"Aduh, Irumi ini masalah yang cukup rumit... Lebih baik kamu tanyakan pada paman hikaru, bulan ini katanya dia mau menikah, siapa tau dia bisa mengatasi masalahmu".
"Huh, baiklah Paman Yabu, makasih ya". Secepatnya hari itu Irumi pergi ke rumah Paman Hikaru.


Di rumah Paman Hikaru...
"Paman Hikaru..."
"Eh, Irumi ada apa?"
Di situlah Irumi mulai menceritakan semuanya, sebenarnya bukannya dia tidak menyukai Ryutaro, tapi karena dia belum mengenalnya dan sulit untuk belajar mencintainya. Paman Hikaru menyuruhnya untuk menanyakan pertanyaan agar Irumi bisa tau bagaimana kepribadian Ryutaro.
"Tapi paman, aku kan perempuan, apa tidak aneh bila aku dulu yang bertanya?", belum dijawab oleh pamannya itu tiba-tiba seseorang masuk ke ruangan itu...


(to be continue..)